Aku lagi dalem rangka melarikan diri nih. Kabur gityuu. "Kabur dari siapa gen?" Kabur dari kimia. Kimia. KIMIAAA!!!! *ngaben*
*resurrection*
Ada 2 alesan kenapa aku ga suka kimia. Pertama: kimia itu bermuka dua. Di satu sisi, dia berjasa besar bagi manusia, dan di sisi lainnya dia udah ngehancurin manusia juga. Misal nih ya, liat aja tragedi Hiroshima-Nagasaki, terus Bom Bali, banyak deh! Kedua: kimia bikin intensitas kerontokan rambut meningkat. Tingkat kesulitan soal-soal kimia berbanding terbalik dengan kekuatan akar rambut. Ini serius. Sejak masuk SMA, itu pertama kalinya aku dapet pelajaran kimia. Dan coba tebak? Rambut aku menipis :0
Ini percaya ga percaya. Ada mitos lain tentang kimia. Berat badan si koko (aku cina dan punya 1 koko - Red.) menurun sejak masuk smp. Untuk kasus yang ini, faktor lainnya adalah fisika, bukan cuma kimia. Serem kan?
Makanya, kalo ada diantara Readers yang kerja sebagai guru kimia, ato punya kenalan guru kimia, ato mungkin anak-cucunya guru kimia, aku mohon banget: pake cara ngajar yang fun. Anak-anak pasti betah sama kimia, kalo ngajarnya juga asik. Apalagi kalo bisa ngubah pola pikir jadi "kimia itu cipil men", percaya deh, bakal banyak yang suka kimia. Entar kalo ditanya yang minta gitu siapa, bilang aja ke kenalan anak-cucu Readers, dari seseorang yang menderita CLD - Chemistry Lesson Disorder. Cao!